Pencapaian ini terbilang luar biasa lantaran Kai Tak berhasil menyingkirkan sederet nominator raksasa lainnya, termasuk Co-op Live (Manchester), MetLife Stadium (Amerika Serikat), Croke Park (Irlandia), Hill Dickinson Stadium (Liverpool), serta Marvel Stadium (Melbourne).
Tercatat, dalam kurun waktu 15 bulan sejak dibuka, kawasan ini telah sukses mengeksekusi nyaris 150 ajang berskala global. Berbagai perhelatan seperti Hong Kong Sevens, laga sepak bola elite, hingga konser musisi dunia (seperti Coldplay, BLACKPINK, dan TWICE) pernah digelar di sini.
Tak heran jika tingkat pemakaian stadion dan arena mendekati angka 90 persen, dengan total kunjungan menembus 2,4 juta orang. Secara fantastis, penjualan tiket di Kai Tak Stadium juga diklaim sebagai yang tertinggi di Asia dan menduduki peringkat ketiga secara global.
Rentetan pencapaian impresif ini menjadi tonggak bersejarah yang semakin mengukuhkan eksistensi Hong Kong sebagai sentra hiburan, budaya, dan olahraga bertaraf internasional.
“Penghargaan berskala global ini merupakan bentuk afirmasi atas visi kami dalam menyulap Hong Kong menjadi episentrum internasional untuk aktivitas budaya, hiburan, dan olahraga. Kami berkomitmen untuk terus membawa berbagai event papan atas agar Hong Kong tetap bersinar di panggung dunia,” tegas Robbie McRobbie, General Manager Sports Content & Development Kai Tak Sports Park.
Kini, atmosfer megah dari stadion terbaik dunia itu bersiap untuk kembali bergemuruh. Ribuan suporter akan memadati tribun demi menyaksikan bentrok sarat gengsi antara Manchester City dan Inter Milan. Laga ini dipastikan tidak sekadar menjadi tontonan spektakuler bagi pencinta sepak bola Asia, tetapi juga menjadi bukti sahih bahwa Hong Kong kini adalah destinasi premium untuk event olahraga global.