Michel Platini Hadapi Sidang Kasus Korupsi FIFA Senin Besok

Antara
Michel Platini. (Foto: REUTERS)

Kasus Piala Dunia Qatar

Penyelidikan paling memalukan untuk FIFA, karena bayang-bayang yang ditimbulkan pada event andalannya, menyangkut penetapan tuan rumah Piala Dunia 2022 dan juga melibatkan Platini.

Pemungutan suara pada bulan Desember 2010 untuk menjadikan Qatar sebagai tuan rumah telah menjadi subyek investigasi oleh FIFA dan sistem peradilan Swiss dan Prancis.

Jaksa Swiss telah menyelidiki "pencucian uang dan manajemen yang tidak adil" sejak Mei 2015. Sistem peradilan Prancis sedang menyelidiki "korupsi aktif dan pasif" sehubungan dengan makan siang yang diadakan pada November 2010 yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis saat itu Nicolas Sarkozy yang tamunya termasuk dua senior Eksekutif Qatar dan Platini, yang sebagai presiden UEFA adalah salah satu yang memiliki hak suara di FIFA.

Piala Dunia 2018 di Rusia, dianugerahi suara yang sama, dan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, yang dianugerahkan pada 2004, juga diwarnai oleh kecurigaan korupsi.

Swiss pada bulan April harus menghentikan penyelidikan atas penetapan tuan rumah Piala Dunia 2006 kepada Jerman, karena peraturan pembatasan.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino Masuk Ruang Ganti Iran, Ucapkan Pesan Emosional di Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

FIFA Siapkan Turnamen Baru! Palestina vs Israel Dirancang Jadi Laga Pembuka, Rusia Ikutan

57 tahun lalu

Presiden FIFA Ejek Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Politikus Negeri Pizza Murka

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Dimulai Dini Hari Nanti, Ini Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal