MotoGP 2026 Sulit Diprediksi, Ducati Akui Kekuatan Aprilia Sudah Setara

Cikal Bintang Raissatria
Ducati dan Aprilia bersaing ketat pada MotoGP 2026. (Foto: IG @aprilia)

BORGO PANIGALE, iNews.id – Persaingan MotoGP 2026 semakin sulit diprediksi setelah Ducati dan Aprilia menunjukkan kekuatan yang nyaris berimbang sepanjang paruh pertama musim. Bos Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menilai kualitas pembalap kini menjadi pembeda utama dalam perebutan gelar juara dunia.

MotoGP 2026 merupakan musim terakhir penggunaan mesin berkapasitas 1.000 cc. Mulai musim depan, seluruh tim akan menghadapi regulasi baru dengan mesin 850 cc.

Menjelang perubahan besar tersebut, Ducati dan Aprilia justru terlibat duel ketat. Kedua pabrikan asal Italia itu bergantian mendominasi balapan dan merebut podium tertinggi pada paruh pertama kompetisi.

Aprilia langsung membuat gebrakan melalui Marco Bezzecchi yang menyapu bersih kemenangan dalam tiga seri pembuka. Dominasi tersebut baru terhenti ketika Alex Marquez bersama Gresini Ducati memenangi balapan di Jerez, Spanyol.

Setelah itu, Ducati dan Aprilia saling bertukar kemenangan. Aprilia membukukan finis satu-dua di Le Mans, Prancis, sebelum Ducati membalas di Catalunya, Spanyol.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pedro Acosta Sempat Ketakutan sebelum Juara MotoGP Austria 2026

2 hari lalu

Pedro Acosta Menang Dramatis di MotoGP Austria 2026, Duel Ketat Lawan Jorge Martin Berakhir Manis

7 hari lalu

Marc Marquez di Ambang Sejarah, Bisa Rebut Gelar Terakhir Era 990cc

8 hari lalu

Marc Marquez Belum 100 Persen tapi Puncaki Klasemen MotoGP, Aprilia Punya Masalah Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal