Nama Tielemans sebenarnya pernah dikaitkan dengan MU ketika Jose Mourinho menangani klub pada 2016. Namun, dia membantah pernah mendapatkan kontak dari pelatih asal Portugal tersebut.
“Saya tidak pernah berhubungan dengan Jose Mourinho. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya sedang berbohong,” kata Tielemans saat itu.
“Saya sangat menghormati Mourinho dan banyak pelatih lainnya, tetapi dia tidak pernah menghubungi saya. Saya sedang berkonsentrasi pada karier saya,” lanjutnya.
Pergerakan MU memburu Tielemans muncul setelah klub memutuskan tidak melanjutkan transfer gelandang Atalanta, Ederson. Kedua klub sebelumnya mencapai kesepakatan senilai Rp848,26 miliar ditambah bonus pada bulan lalu.
Ederson telah menyetujui persyaratan pribadi dan semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis setelah kembali dari Piala Dunia 2026. Pemain Brasil tersebut mendapat panggilan terlambat ke skuad pilihan Carlo Ancelotti.
Meski transfernya tidak diteruskan, Ornstein menyebut MU masih dapat mempertimbangkan kembali situasi Ederson sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September 2026.
Kini, Tielemans menjadi target terbaru MU untuk memperkuat lini tengah. Klausul pelepasannya dapat membuka jalan menuju Old Trafford meski Aston Villa tidak ingin kehilangan pemain pentingnya.