Carrick menghadapi tekanan setelah Manchester United disebut hanya meraih dua kemenangan dalam 10 pertandingan di semua kompetisi pada awal musim. Situasi tersebut memunculkan keraguan mengenai peluang klub bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris dan mengamankan tiket Liga Champions musim berikutnya.
Di kubu lawan, pelatih Leeds United Daniel Farke dinilai mampu membaca permainan dengan lebih baik. Hasil pertandingan itu juga mempertahankan catatan Farke yang belum terkalahkan saat menghadapi Carrick sebagai pelatih, sesuai materi sumber.
Masalah Manchester United bertambah ketika Lisandro Martinez mengalami cedera dan harus ditarik keluar pada babak pertama. Carrick kemudian memasukkan Mazraoui untuk menggantikannya, tetapi keputusan penempatan pemain setelah pergantian tersebut justru menuai tanda tanya.
Mazraoui dimainkan sebagai bek tengah, sedangkan Yoro tetap berada di posisi bek kanan. Padahal, Yoro dikenal sebagai pemain yang terbiasa beroperasi di jantung pertahanan. Mazraoui juga bisa bermain sebagai bek kiri, sementara Dalot dinilai lebih nyaman mengisi sisi kanan pertahanan.
Susunan itu membuat sebagian pendukung mempertanyakan alasan Carrick tidak mengembalikan Yoro ke posisi bek tengah, menempatkan Dalot di kanan, dan menggunakan Mazraoui di kiri. Kritik semakin tajam karena MU membutuhkan perubahan untuk meningkatkan daya serang.