“Namun, dia melewatkan kesempatan itu karena dia sedang menunggu telepon dari Nigel de Jong. Saya pikir Patrick Kluivert lebih cocok daripada Ruud van Nistelrooy. Namun, apakah Anda memilih dia atau tidak: itu pilihan Nigel de Jong. Dia yang bertanggung jawab atas hal itu, tidak masalah. Namun, setidaknya milikilah kesopanan untuk menelepon seseorang,” kata Verweij.
Pernyataan Verweij membuat proses pemilihan staf Xavi menjadi sorotan. Dia secara terbuka menilai Kluivert lebih sesuai untuk mengisi posisi asisten pelatih dibandingkan Ruud van Nistelrooy.
Xavi akhirnya memiliki Sergio Alegre, Óscar Hernández, Ruud van Nistelrooy, dan Adil Ramzi dalam jajaran stafnya. Nama Kluivert tidak masuk dalam susunan akhir tersebut.
Di sisi lain, Kluivert akhirnya juga tidak menjadi pelatih Senegal. Federasi sepak bola Senegal memilih Patrick Vieira untuk posisi tersebut.
Verweij menilai keputusan terkait Kluivert semestinya bisa dilakukan dengan komunikasi yang lebih jelas. Menurut dia, Kluivert sudah berada dalam posisi sebagai kandidat kuat, tetapi akhirnya menunggu panggilan dari Nigel de Jong.