Jika harus pergi, Dybala dikabarkan lebih memilih bertahan di Eropa, khususnya Italia. Faktor ini membuat Milan menjadi destinasi yang realistis, apalagi dengan potensi reuni bersama Allegri yang pernah bekerja dengannya di Juventus.
Selain itu, kondisi fisik juga menjadi pertimbangan penting. Dalam dua musim terakhir, dia kerap diganggu cedera. Situasi tersebut membuat dia disebut siap menerima kontrak berbasis performa, tergantung jumlah penampilan dan kontribusi gol.
Rencana Milan merombak lini depan diprediksi menjadi salah satu manuver terbesar di bursa transfer musim panas. Jika transfer ini terwujud, kehadiran Dybala bisa mengubah wajah serangan Rossoneri secara signifikan.