Pemain Turki Tak Sudi Pakai Kaus Dukungan Ukraina, Ternyata Ini Penyebabnya

Reynaldi Hermawan
Nama pemain Turki Aykut Demir menjadi buah bibir di dunia sepak bola. Situasi tersebut terjadi lantaranya aksinya menolak pakai kaus aksi dukungan Ukraina. (Foto: Sozcu)

ERZURUM, iNews.id - Nama pemain Turki Aykut Demir tengah menjadi buah bibir di dunia sepak bola. Situasi tersebut terjadi lantaranya aksinya menolak pakai kaus aksi solidaritas untuk Ukraina.

Momen tersebut terjadi jelang laga klub Aykut Demir yakni Erzurumspor melawan Ankaragucu di Liga 2 Turki, Minggu (27/2/2022). Para penggawa timnya memakai kaos bertuliskan No War sebagai bentuk penolakan invasi Rusia ke Ukraina.

Tapi dari banyak pemain, hanya Aykut Demir yang tak mengenakan kaus. Bek berusia 33 tahun itu bukan mendukung Rusia menyerang Ukraina.

Namun Aykut Demir geram karena merasa negara-negara Timur Tengah juga merasakan hal yang sama dengan Ukraina. Tapi tidak mendapat dukungan yang sama.

"Ribuan orang meninggal setiap hari di Timur Tengah. Saya juga merasa sedih. Saya merasakan kesedihan dari orang-orang yang tak bersalah tersebut," kata Aykut Demir dikutip dari Sport Bible, Selasa (1/3/2022)

"Mereka yang mengabaikan penganiayaan di sana (Timur Tengah) kini melakukan hal seperti in (aksi solidaritas) ketika terjadi di Eropa. Saya tidak ingin mengenakan kaus tersebut karena kaus itu tidak ditujukan pada negara-negara itu (Timur Tengah)," ujarnya.

Di sisi lain FIFA sudah menjatuhkan hukuman larangan bermain untuk Timnas dan Klub Rusia di semua kompetisi. Tapi kebijakan mereka menimbulkan pro dan kontra.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
7 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
8 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
10 hari lalu

Hampir 500.000 Tentara Rusia-Ukraina Tewas selama Perang, Mana Paling Banyak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal