Diogo menilai program latihan yang disusun pelatih Bernardo Tavares membawa dampak positif bagi perkembangan tim. Setiap sesi latihan dirancang dengan intensitas dan tujuan berbeda agar para pemain semakin memahami skema permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.
"Tim pelatih telah menyiapkan program yang sangat baik untuk kami. Setiap latihan memiliki intensitas dan tujuan yang berbeda. Kami terus belajar memahami apa yang diinginkan pelatih, baik dalam fase menyerang maupun bertahan. Saya merasa tim terus menunjukkan progres yang positif dari hari ke hari," katanya.
Laga melawan Persija juga memiliki arti khusus bagi Diogo. Turnamen pramusim ini menjadi awal perjalanan gelandang asal Portugal itu bersama Persebaya setelah bergabung pada musim ini.
Dia mengaku sudah tidak sabar merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang dipenuhi puluhan ribu Bonek dan Bonita. Dukungan suporter diyakini menjadi energi tambahan bagi Persebaya untuk mengamankan hasil maksimal di kandang.
"Tentu saya sangat antusias. Ini akan menjadi turnamen pramusim pertama saya bersama Persebaya dan saya tidak sabar untuk bermain di hadapan para Bonek dan Bonita," katanya.
Persebaya bertekad memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk mengamankan kemenangan atas Persija. Perkembangan permainan yang terus ditunjukkan dalam latihan menjadi modal penting bagi Bajul Ijo menghadapi salah satu pertandingan paling dinanti pada fase Grup B Piala Presiden 2026.