Presiden FIFA Pusing jelang Piala Dunia 2026, Wasit Ditolak Masuk AS dan Tiket Mahal Jadi Masalah

Abdul Haris
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Kiro 7)

Infantino membandingkan harga tiket Piala Dunia 2026 dengan ajang olahraga besar di Amerika Serikat saat memasuki fase play-off. Dia juga menyinggung lonjakan harga tiket NBA Finals antara New York Knicks dan San Antonio Spurs sebagai contoh.

Meski begitu, klaim Infantino dinilai lebih sesuai untuk harga jual kembali, bukan harga resmi awal. FIFA juga menghadapi perhatian dari jaksa agung di California, New Jersey, New York, dan Texas terkait masalah tiket tersebut.

Infantino mengaku tidak khawatir dengan penyelidikan itu. Dia menegaskan FIFA sudah memeriksa seluruh proses penjualan tiket sebelum melepas jutaan tiket ke publik.

“Kami sangat tenang soal ini karena sebelum mulai menjual 6,5 juta atau 7 juta tiket, kami memeriksa semua yang kami lakukan bersama pengacara terbaik dan ahli terbaik,” kata Infantino.

“Kami menyambut setiap penyelidikan,” ujarnya.

Infantino juga menilai pasar tiket sekunder berada di luar kendali FIFA. Menurutnya, lonjakan harga yang dilihat banyak penggemar untuk pertandingan Piala Dunia terjadi di area yang tidak sepenuhnya bisa dikendalikan organisasinya.

Polemik harga tiket dan kasus Omar Artan membuat tekanan terhadap FIFA semakin besar. Piala Dunia 2026 belum dimulai, tetapi Infantino sudah harus menjawab kritik dari banyak arah.

Situasi ini menjadi ujian awal bagi FIFA sebagai penyelenggara turnamen sepak bola terbesar dunia. Dengan skala 48 negara dan 104 pertandingan, Piala Dunia 2026 langsung bergerak dalam atmosfer panas sebelum bola pertama bergulir.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Islandia Panggil Dubes AS Buntut Posting-an Trump Negaranya Ditandai Bendera Amerika

2 hari lalu

Trump Klaim Sebagian Besar Amerika Utara termasuk Kanada dan Meksiko bagian dari AS

3 hari lalu

Gianni Infantino Tetap Maju Pilpres FIFA 2027 meski Diterpa Tekanan Besar UEFA

5 hari lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal