Pelatih Kepala PSIS Dragan Djukanovic memberikan arahan kepada pemain saat latihan di Stadion Citarum Semarang, Selasa (6/4/2021). (Istimewa)
Avirista Midaada

MALANG, iNews.id- Penampilan ciamik PSIS Semarang di penyisihan Grup A Piala Menpora 2021 mendapat sanjungan. Namun, PSIS Semarang belum berani mematok target tinggi saat Liga 1 nanti karena masih jauh.

Dalam gelaran Piala Menpora 2021, PSIS berada satu grup dengan Barito Putra, Persikabo 1973 dan Arema FC. PSIS berhasil mengalahkan dua tim kuat dengan materi pemain yang lebih mentereng, yakni Persikabo 1973 dan Arema FC.

Performa Laskar Maseha Jenar -julukan PSIS dianggap bisa merepotkan tim-tim lainnya bila kompetisi Liga 1 2021 kembali digulirkan. Namun pelatih PSIS, Dragan Djukanovic masih belum berani sesumbar terkait targetnya di kompetisi Liga 1 2021 bila bergulir.

Dragan mengungkapkan beberapa pujian memang muncul usai cemerlangnya anak asuhnya di tiga laga penyisihan grup A Piala Menpora. Namun untuk rencana Liga 1 tahun 2021 pelatih asal Serbia belum bisa melihat lebih jauh.

"Ya memang kita mendapat banyak pujian, tapi terkait rencana untuk liga 1 akan komunikasi dengan manajemen terkait budget," ucap Dragan Djukanovic saat konferensi pers pada Kamis siang (8/4/2021).

Dragan mengatakan saat ini yang paling penting mempertahankan seluruh pemain baik lokal dan asing tetap bertahan di Semarang. Dia optimistis PSIS akan menjadi tim stabil jika rencana itu terwujud.

"Jika itu terlaksana maka PSIS di tahun ini bisa jadi tim yang kuat, dan untuk bertahan di Liga 1 itu lebih cukup. Tetapi saya ingin ada kestabilan dan di tahun ini target tidak muluk-muluk," kata dia.

"Mungkin tahun depan, kalau tahun depan (kompetisi Liga 1 2022) ada budget lebih akan naik prestasinya begitu," ujarnya.

Penampilan PSIS Semarang selama fase penyisihan grup sangat menjanjikan. Untuk itu bukan hal mengejutkan bila nanti PSIS bakal jadi tim kuda hitam di kompetisi tahun 2021 bila dimulai. 

Kombinasi pemain senior seperti Hari Nur Yulianto, Fandi Eko Utomo, dan Jandia Eka Putra, dipadukan dengan pemain muda macam Pratama Arhan Alif Rifai, Eka Febri Yogi Setiawan, Fredyan Wahyu Sugiyantoro, dan Wahyu Prasetyo, bisa jadi ancaman buat tim lain.


Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT