"Kami sudah punya rencana permainan, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa lawan kami adalah tim peringkat kedua di kompetisi ini," kata Andre Caldas, dikutip situs resmi I.League.
"Dewa United sangat kuat dan juga agresif. Namun, yang terpenting adalah jika segalanya tidak berjalan lancar dalam 5–10 menit pertama, kita tidak boleh panik atau kehilangan kendali," sambungnya.
Caldas menekankan pentingnya kesabaran dan disiplin bertahan. Dia meminta para pemain menjaga konsentrasi agar tidak kebobolan ketika Dewa United mendominasi pertandingan.
"Kita harus tetap tenang, bersabar dan yang utama, jangan sampai kebobolan. Jika kita tidak kebobolan, situasi akan membaik. Itulah yang terjadi dalam pertandingan itu," ujarnya.
Strategi tersebut mulai membuahkan hasil setelah Arema melewati tekanan pada 10 hingga 15 menit pertama. Singo Edan kemudian menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik melalui kedua sisi lapangan.