Rahasia Timnas Spanyol Jadi Juara Piala Dunia 2026, Bukan Sekadar Bakat tapi Sistem Akademi

Abdul Haris
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente (tengah) mengangkat trofi Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 pada final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. (Foto: Soccerway)

Data ini menunjukkan keberhasilan Spanyol bukan berasal dari satu akademi saja, melainkan dari ekosistem pembinaan yang luas dan saling terhubung.

Dari sisi ekonomi, klub-klub yang membina pemain timnas Spanyol hingga kemudian mereka pindah ke klub lain mendapatkan lebih dari 466 juta euro atau sekitar Rp9,58 triliun dari biaya transfer sepanjang karier pemain tersebut.

Nilai tersebut belum termasuk pendapatan tambahan melalui mekanisme kompensasi pelatihan maupun solidaritas. Selain itu, sembilan pemain juara dunia yang masih berada di klub pembina memiliki nilai olahraga dan aset sekitar 545 juta euro atau sekitar Rp11,2 triliun.

Hal tersebut menunjukkan akademi bukan hanya menjadi sumber prestasi, tetapi juga aset ekonomi besar bagi klub sepak bola.

Pada musim 2025/2026, LALIGA menjadi liga lima besar Eropa dengan persentase menit bermain pemain binaan sendiri tertinggi. Sebanyak 20,1 persen menit pertandingan diberikan kepada pemain akademi.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
21 jam lalu

Hasil Liga Spanyol: Barcelona Menggila, 9 Laga Sapu Bersih! Atletico Madrid Menang Dramatis

6 hari lalu

Skandal Baru Presiden FIFA, Gianni Infantino Diduga Terima Gaji Ganda Puluhan Miliar

6 hari lalu

PUMA dan LALIGA Siapkan Bola Spesial El Clasico 2026, Ini Keunggulan Teknologinya

12 hari lalu

Hasil Lengkap UEFA Nations League: Inggris Pesta Gol, Spanyol ke Perempat Final

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal