Rahasia Timnas Spanyol Jadi Juara Piala Dunia 2026, Bukan Sekadar Bakat tapi Sistem Akademi

Abdul Haris
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente (tengah) mengangkat trofi Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 pada final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. (Foto: Soccerway)

Angka itu mengungguli Ligue 1 Prancis dengan 16,1 persen, Bundesliga Jerman 11,9 persen, Premier League Inggris 8,3 persen, dan Serie A Italia 7,6 persen.

Klub-klub yang banyak menggunakan pemain akademi juga mampu tampil kompetitif. Athletic Club menjadi klub dengan persentase tertinggi, yakni 69,5 persen menit bermain pemain binaan sendiri, disusul Real Sociedad 55,2 persen dan FC Barcelona 47,5 persen.

Selain itu, RC Celta mencatat 43,1 persen, CA Osasuna 26,1 persen, Sevilla FC 25 persen, Valencia CF 23,8 persen, dan Real Madrid 23,1 persen.

Hubungan antara akademi dan prestasi juga terlihat di LALIGA HYPERMOTION. Tiga klub promosi ke LALIGA EA SPORTS musim berikutnya, yakni Real Racing Club, RC Deportivo, dan Málaga CF, termasuk tim yang banyak memberikan kesempatan kepada pemain binaan sendiri.

Málaga menjadi klub dengan kontribusi pemain akademi terbesar dengan 57,3 persen menit bermain, diikuti Racing 21,4 persen dan Deportivo 17,7 persen.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Jose Mourinho Terapkan Aturan Keras di Real Madrid, Pemain Tak Bisa Lagi Seenaknya

2 hari lalu

Lamine Yamal dan Raphinha On Fire, Barcelona Hujani Rayo Vallecano dengan 5 Gol

7 hari lalu

6 Statistik Gila Real Madrid usai Hajar Sociedad 4-1, Mbappe dan Mourinho Cetak Rekor

7 hari lalu

Real Madrid Hajar Sociedad 4-1, Mbappe Hattrick saat Mourinho Kembali ke Bernabeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal