Di kubu Real Madrid, kondisi skuad juga tidak ideal. Los Merengues datang setelah kalah 0-1 dari Real Betis. Bernardo Silva, Arda Guler dan Eduardo Camavinga harus absen karena skorsing. Eder Militao, Ferland Mendy, Raul Asencio dan Rodrygo juga tidak tersedia akibat cedera.
Aurelien Tchouameni, Endrick dan Thiago Pitarch belum berada dalam kondisi kebugaran penuh. Situasi tersebut membuat Mourinho menempatkan Trent Alexander-Arnold di lini tengah dalam formasi tidak biasa 4-2-3-1.
Inter langsung memberikan tekanan. Marcus Thuram memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan dari jarak dekat setelah menerima umpan Andy Diouf. Dean Huijsen kemudian dua kali melakukan blok penting untuk menggagalkan upaya Diouf dan Hakan Calhanoglu.
Lautaro Martinez juga sempat menguji Courtois melalui tembakan cepat. Namun, ketika Inter sedang mengendalikan pertandingan, Real Madrid justru mencetak gol pertama.
Kesalahan umpan Curtis Jones membuat Yann Bisseck berada dalam situasi sulit. Brahim Diaz memanfaatkan celah tersebut dengan mengirim umpan kepada Mbappé yang lolos menuju kotak penalti. Penyerang asal Prancis itu kemudian menaklukkan Josep Martinez dan membawa Real Madrid unggul 1-0 pada menit ke-14.