“Pada titik mana pun mereka sama sekali tidak memberikan tekanan kepada saya; semua orang menyampaikan keinginan mereka agar saya bergabung, bekerja sama dan melihat apa yang bisa saya berikan kepada tim. Semuanya lebih kepada sepak bola itu sendiri, tentang apa yang mereka pahami bisa saya berikan di dalam maupun di luar lapangan, dan saya sangat menyukainya,” ungkap Rodri.
Keputusan Rodri juga terjadi setelah Real Madrid menjadi sorotan karena memilih tidak menghadiri acara Ballon d'Or ketika Rodri memenangkan penghargaan tersebut dengan mengungguli Vinicius. Namun, gelandang Spanyol itu memastikan kontroversi tersebut tidak memengaruhi pilihannya dalam menentukan klub baru.
“Siapa pun yang mengenal saya tahu saya berusaha menjauh dari hal-hal semacam itu, seperti hiruk-pikuk media. Saya fokus pada sepak bola. Dalam hal itu, saya sangat Inggris, bukan? Premier League adalah sepak bola dan tidak banyak hal lainnya,” kata Rodri.
Dengan demikian, Rodri menegaskan pilihannya menuju Barcelona bukan didasari persaingan personal dengan Real Madrid. Proyek olahraga, kualitas generasi pemain Barcelona, serta visi Hansi Flick dan Deco menjadi faktor utama yang membuat dia yakin meninggalkan Manchester City untuk kembali ke Spanyol.