Shin Tae-yong Senggol Liga 1 usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Asia 2023

rio eristiawan
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: REUTERS)

“Saya terus menyebutkan berkali-kali, Liga Indonesia harus lebih kuat. Sehingga tim nasional dapat didukung oleh tingkat performa liga. Jadi, itulah beberapa perubahan yang sangat diperlukan," kata STY. 

Pelatih berusia 53 tahun itu memang sering memberikan kritik mengenai kualitas Liga Indonesia. Dia menilai peningkatan kualitas kompetisi akan berimbas positif ke Timnas Indonesia.

Saat kalah dari Australia, STY hanya menurunkan dua pemain yang tampil di Liga 1 2023-2024 sebagai starter. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya) dan Yakob Sayuri (PSM Makassar). Kemudian, Witan Sulaeman (Bhayangkara FC) dan Rizky Ridho (Persija Jakarta) baru masuk di babak kedua. 

Kini, Timnas Indonesia akan kembali fokus menjalani babak putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, Skuad Garuda akan berhadapan dengan Vietnam dua kali pada Maret mendatang.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
12 jam lalu

PSSI Mulai Siapkan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030, Soroti Kelemahan yang Harus Dibenahi

12 jam lalu

Persija Bidik 5 Kemenangan Beruntun, Shin Tae-yong Punya Modal Berharga Jelang Lawan Persita

16 jam lalu

Timnas Indonesia Bisa Ganti Lawan di FIFA Matchday November 

19 jam lalu

Calvin Verdonk Cetak Sejarah, tapi Lille Dibantai Arsenal di Liga Champions

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal