Dukungan Solskjaer muncul ketika Carrick menghadapi situasi yang semakin sulit. Manchester United tercatat tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Rentetan hasil tersebut menjadi catatan terburuk klub dalam 38 tahun.
Situasi itu membuat masa depan Carrick terus dipertanyakan. Sebelumnya, SunSport mengungkapkan Manchester United sudah mengambil keputusan untuk memecat Carrick setelah kekalahan 0-2 dari Chelsea pada Sabtu.
Namun, manajemen klub belum menemukan sosok pengganti yang dianggap tepat. Upaya mendekati pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, maupun manajer Aston Villa, Unai Emery, disebut menemui kendala.
Di tengah situasi tersebut, Solskjaer juga berbicara mengenai kemungkinan kembali menangani Manchester United. Dia menegaskan tidak sedang berusaha merebut pekerjaan Carrick, tetapi tidak menutup pintu jika suatu saat klub kembali membutuhkan jasanya.
“Saya merasa masih memiliki urusan yang belum selesai. Tentu akan menyenangkan jika mendapat kesempatan lagi,” ujar Solskjaer kepada TV2.