“Jika Michael bekerja dengan baik selama sepuluh tahun dan kemudian memutuskan berhenti, lalu mereka bertanya apakah saya bisa menangani tim selama dua bulan, tentu saya tidak akan menolak.
“Saya sudah berada di klub itu selama 18-19 tahun, jadi klub tersebut merupakan bagian dari keluarga. Namun, itu bukan sesuatu yang sedang saya pikirkan.
“Saya merindukannya, tentu saja. Saya bisa membayangkan berada di sana selamanya, tetapi hidup terus berjalan. Itu merupakan periode yang sangat istimewa,” katanya.
Solskjaer bukan sosok asing bagi Manchester United. Dia pernah memperkuat klub selama 11 musim dan mempersembahkan 10 trofi utama. Setelah itu, dia dipercaya menjadi manajer selama tiga tahun sebelum dipecat pada November 2021.
Pemecatan tersebut terjadi ketika Manchester United berada di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris. Saat itu, Setan Merah juga sedang mengalami periode buruk dengan hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan liga.