PARIS, iNews.id - Sponsor Piala Dunia 2026, ExpressVPN, memicu kemarahan LaLiga dan sejumlah operator penyiaran olahraga Prancis. Mereka mengirimkan keberatan resmi kepada FIFA karena menilai kemitraan tersebut berlawanan dengan perjuangan melindungi hak siar sepak bola dari pembajakan.
ExpressVPN diumumkan sebagai Official Tournament Supporter Piala Dunia 2026 untuk wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa menjelang pembukaan turnamen. Perusahaan itu menjadi pendukung resmi kategori VPN serta mendapatkan ruang promosi pada papan LED di sekitar lapangan.
Kemitraan tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari kampanye keamanan digital bagi suporter. ExpressVPN menyoroti risiko pencurian data, jaringan Wi-Fi palsu, dan serangan siber yang dapat mengincar penonton selama turnamen.
Namun, langkah FIFA langsung memantik penolakan dari industri penyiaran Eropa. Presiden LaLiga Javier Tebas mengirimkan surat kepada Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menyampaikan protes resmi terkait kerja sama tersebut.
Tebas menilai keputusan FIFA tidak sejalan dengan prinsip perlindungan hak audiovisual sepak bola. Dia juga menyebut kemitraan itu dapat mengirimkan pesan buruk kepada klub, liga, serta perusahaan penyiaran yang mengeluarkan biaya besar untuk memperoleh hak tayang.