“Saya tidak akan terlalu menggantungkan harapan kepadanya untuk meningkatkan kualitas United dan memperkecil kesenjangan. Menurut saya, dia pemain bagus, tetapi apakah dia akan membuat United lebih baik? Saya tidak terlalu yakin.”
Keane justru melihat Rice sebagai pemain yang lebih berpotensi meningkatkan kekuatan Manchester United. Namun, dia menilai Kane merupakan sosok yang paling dibutuhkan karena kemampuan mencetak golnya.
“Menurut saya, Rice akan memberikan dampak, dia akan menjadi perekrutan yang bagus. Namun, dalam hal antusiasme dan kemampuan mencetak gol, mereka harus mengejar Kane. Tetapi, apakah kalian bisa membayangkan Tottenham menjualnya kepada United? Itu sangat, sangat sulit,” tuturnya.
Lebih dari tiga tahun setelah pernyataan tersebut, penilaian Keane terhadap Mount terlihat relevan. Gelandang yang direkrut Manchester United dari Chelsea dengan biaya 55 juta poundsterling atau sekitar Rp1,34 triliun itu belum mampu menunjukkan performa konsisten.
Dalam 80 penampilan bersama Setan Merah, Mount baru mencatatkan delapan gol dan dua assist. Dia juga belum kembali mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Inggris sejak bergabung dengan klub tersebut.