Pelatih SDN Pondok Kacang Timur 04, Ichsan Purwa Nanda Suhardi, mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Kemenangan tersebut menjadi hasil evaluasi setelah timnya hanya mencapai semifinal pada MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026-2027 di Cijantung pada September lalu.
“Alhamdulillah, sangat memuaskan karena ini hasil dari evaluasi turnamen MlikLife Soccer Challenge sebelumnya, ketika kami menjadi semifinalis di Cijantung. Dalam jeda waktu sekitar satu hingga dua bulan, evaluasi yang kami lakukan menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dan terbukti hari ini kami bisa menjadi juara,” ujar Ichsan.
Salah satu keputusan penting Ichsan dalam pertandingan final adalah menempatkan Silviani Safira di lini depan. Strategi tersebut terinspirasi dari mantan striker tim nasional Italia, Filippo Inzaghi, yang dikenal dengan kemampuannya memanfaatkan peluang di area pertahanan lawan.
“Saya memberikan instruksi kepada Safira untuk memberikan gangguan kepada pemain bertahan dan kiper lawan di depan gawang. Hasilnya, ia bisa mencetak dua gol. Ini dilakukan karena saya terinspirasi dari Filippo Inzaghi. Bukan dia yang menghampiri bola, tetapi bola yang menghampiri dia,” katanya.
Ichsan menilai postur tubuh Safira yang relatif mungil justru menjadi keuntungan saat menghadapi pemain bertahan lawan. Penempatan tersebut bertujuan mengganggu konsentrasi pertahanan sekaligus membuka kesempatan bagi Safira untuk memanfaatkan bola di depan gawang.