UEFA Gelar Rapat Darurat, Rencana FIFA Jual Piala Dunia Picu Ancaman Boikot

Abdul Haris
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin (Foto: Daily Mail)

FIFA menggunakan keberhasilan Cape Verde, Curacao, Yordania, dan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali sebagai contoh dampak positif program pengembangan. Namun, pencapaian tersebut juga dipengaruhi perluasan peserta turnamen menjadi 48 tim.

FIFA turut mencontohkan Formula 1, La Liga, Ligue 1, dan Bundesliga sebagai organisasi olahraga yang memakai badan komersial khusus. FIFA menjamin investor swasta sama sekali tidak akan memiliki pengaruh terhadap penyelenggaraan Piala Dunia.

Penolakan tetap datang dari berbagai pihak. European Leagues menyebut proposal itu sebagai perkembangan ceroboh yang berpotensi memecah sepak bola dunia.

“Piala Dunia tidak boleh dijual. Turnamen ini bukan aset ekuitas pribadi milik Presiden FIFA,” tulis European Leagues.

Serikat pemain global FIFPro meminta FIFA segera mempertimbangkan kembali proposal tersebut. Organisasi itu khawatir Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya akan berubah menjadi aset investasi untuk modal swasta.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
15 hari lalu

Prabowo Kirim Surat Dukungan untuk Gianni Infantino, Erick Thohir Bertemu Presiden FIFA di Tokyo

19 hari lalu

FIFA Hukum Pelatih Timnas Mesir usai Tuduh Argentina Curang di Piala Dunia 2026, Tiga Orang Kena Sanksi!

22 hari lalu

Italia Terpuruk di Peringkat 9 UEFA, Peluang Serie A Dapat 5 Tiket Liga Champions Menipis

26 hari lalu

Skandal Baru Presiden FIFA, Gianni Infantino Diduga Terima Gaji Ganda Puluhan Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal