UEFA Gelar Rapat Darurat, Rencana FIFA Jual Piala Dunia Picu Ancaman Boikot

Abdul Haris
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin (Foto: Daily Mail)

FIFPro juga menilai proyek berskala besar tersebut disusun secara tertutup dan berpotensi mengubah secara permanen kepentingan yang mendasari penyelenggaraan kompetisi.

Presiden LaLiga Javier Tebas menuduh Infantino berusaha membeli suara menjelang Kongres FIFA pada Maret.

“Ini tidak terlihat seperti reformasi. Ini terlihat seperti kampanye elektoral yang dibiayai dengan masa depan sepak bola,” kata Tebas.

“Pembangunan tidak boleh digunakan untuk membeli suara atau membungkam pihak lain. Kompetisi dan hak komersial FIFA bukan warisan pribadi Infantino,” ujarnya.

“Siapa pun yang mencampurkan politik, disiplin, uang, dan kekuasaan tanpa transparansi tidak dapat memimpin apa pun. Infantino bukan solusi untuk tata kelola FIFA. Dia adalah masalahnya,” ucap Tebas.

Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman sekaligus Presiden Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke juga melontarkan kritik keras. Dia menyebut rencana FIFA sebagai serangan nyata terhadap sepak bola.

“Sebuah batas telah dilanggar. Jika sepak bola Eropa bersatu menolak rencana ini, sikap tersebut akan membawa pengaruh yang sangat besar,” kata Watzke.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
15 hari lalu

Prabowo Kirim Surat Dukungan untuk Gianni Infantino, Erick Thohir Bertemu Presiden FIFA di Tokyo

19 hari lalu

FIFA Hukum Pelatih Timnas Mesir usai Tuduh Argentina Curang di Piala Dunia 2026, Tiga Orang Kena Sanksi!

22 hari lalu

Italia Terpuruk di Peringkat 9 UEFA, Peluang Serie A Dapat 5 Tiket Liga Champions Menipis

26 hari lalu

Skandal Baru Presiden FIFA, Gianni Infantino Diduga Terima Gaji Ganda Puluhan Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal