2. Chip Otak
Elon Musk melalui perusahaan Neuralink, berupaya keras membuat smartphone tidak lagi dibutuhkan dengan menciptakan implan atau chip pada otak manusia, brain-computer interfaces. Implan ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan teknologi hanya menggunakan pikiran mereka — tanpa layar, tanpa gesekan, tanpa masukan fisik.
Bisa dibilang ini sebagai ambisi yang ekstrem. Sejauh ini, dua subjek manusia telah menerima implan tersebut menunjukkan kelayakan awal konsep tersebut.
3. AR Glass
Mark Zuckerberg berfokus pada kacamata augmented reality (AR Glass). Dia memperkirakan teknologi ini akan menggantikan smartphone sebagai perangkat komputasi utama pada 2030.
AR diklaim dapat menangani sebagian besar tugas digital digunakan pada telepon saat ini. Idenya sederhana, melapisi dunia digital langsung ke bidang penglihatan.
Apple Percaya Smartphone Bertahan
Di sisi lain, bos Apple Tim Cook tetap percaya smartphone akan bertahan. Apple baru-baru ini merilis iPhone 16, mengintegrasikan kemampuan AI canggih yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Cook melihat telepon pintar sebagai pusat kehidupan modern — bukan sesuatu yang harus dibuang, tetapi sesuatu yang harus terus disempurnakan. Fokusnya tetap pada kualitas dan kegunaan, memposisikan Apple untuk meningkatkan perangkatnya secara bertahap sambil tetap menggabungkan teknologi masa depan, seperti AR dan AI.