5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental

Zakky Mubarok
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkap lima dampak penggunaan gawai dan media sosial berlebihan mulai dari obesitas hiangga gangguan mental. (Foto: Ilustrasi AI)

3. Risiko Kecanduan

Bahaya berikutnya adalah risiko adiksi atau kecanduan. Menurut Bernie, penggunaan gawai atau aktivitas digital yang dilakukan berulang kali dan memberikan rasa menyenangkan dapat memicu pelepasan neurotransmitter dopamin.

Kondisi tersebut dapat membuat anak semakin sulit melepaskan diri dari layar dan terus ingin mengulangi aktivitas yang sama.

"Karena screen time atau apa pun itu yang selalu dilakukan berulang-ulang dan sifatnya seperti menyenangkan ya, akhirnya ini yang disebut dengan dopamin, neurotransmitter dopaminnya ini yang keluar dan ini menyebabkan adiksi," katanya.

4. Cyberbullying

Pada anak usia sekolah dan remaja, penggunaan media sosial juga membawa risiko perundungan siber atau cyberbullying.

Interaksi di ruang digital dapat membuat anak terpapar berbagai bentuk perundungan yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 hari lalu

IDAI Ungkap Influenza A Cepat Bermutasi Bisa Picu Pandemi

31 hari lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

31 hari lalu

Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

31 hari lalu

Cara Melindungi Si Kecil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, AyBun Wajib Tahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal