3. Risiko Kecanduan
Bahaya berikutnya adalah risiko adiksi atau kecanduan. Menurut Bernie, penggunaan gawai atau aktivitas digital yang dilakukan berulang kali dan memberikan rasa menyenangkan dapat memicu pelepasan neurotransmitter dopamin.
Kondisi tersebut dapat membuat anak semakin sulit melepaskan diri dari layar dan terus ingin mengulangi aktivitas yang sama.
"Karena screen time atau apa pun itu yang selalu dilakukan berulang-ulang dan sifatnya seperti menyenangkan ya, akhirnya ini yang disebut dengan dopamin, neurotransmitter dopaminnya ini yang keluar dan ini menyebabkan adiksi," katanya.
4. Cyberbullying
Pada anak usia sekolah dan remaja, penggunaan media sosial juga membawa risiko perundungan siber atau cyberbullying.
Interaksi di ruang digital dapat membuat anak terpapar berbagai bentuk perundungan yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka.