5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental

Zakky Mubarok
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkap lima dampak penggunaan gawai dan media sosial berlebihan mulai dari obesitas hiangga gangguan mental. (Foto: Ilustrasi AI)

5. Gangguan Kesehatan Mental

Cyberbullying yang dialami anak dapat berlanjut pada persoalan kesehatan mental. Tekanan dan pengalaman negatif di ruang digital dinilai dapat mengganggu kondisi psikologis anak dan remaja.

"Dan yang keempat yang kita takutkan juga pada anak-anak usia sekolah, kemudian usia remaja, adalah cyberbullying. Kemudian yang terakhir, adanya cyberbullying ini ujung-ujungnya juga adalah mental health. Jadi kesehatan mental anak juga bisa terganggu," ucapnya.

Dengan berbagai risiko tersebut, pembatasan penggunaan gawai dan media sosial dinilai perlu diikuti pengawasan orang tua serta pendampingan sesuai usia anak. Tujuannya agar teknologi tetap dapat dimanfaatkan tanpa mengganggu aktivitas fisik, interaksi sosial, dan proses tumbuh kembang anak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 hari lalu

IDAI Ungkap Influenza A Cepat Bermutasi Bisa Picu Pandemi

31 hari lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

31 hari lalu

Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

31 hari lalu

Cara Melindungi Si Kecil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, AyBun Wajib Tahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal