Namun, informasi tersebut belum merupakan pengumuman resmi Apple, sehingga tanggal 16 Oktober masih harus diperlakukan sebagai bocoran.
Di saat konsumen Indonesia masih menunggu, pembeli di Malaysia dan Singapura sudah dapat memperoleh iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai hari ini.
Apple mencantumkan Malaysia dan Singapura dalam daftar lebih dari 65 negara dan wilayah yang memperoleh perangkat tersebut pada 18 September. Negara Asia lainnya yang masuk gelombang pertama antara lain India, Jepang, China, Korea Selatan, dan Vietnam.
iPhone 18 Pro sendiri membawa sejumlah pembaruan besar, termasuk kamera utama Fusion 48 MP dengan variable aperture, chip A20 Pro, sistem pendingin vapor chamber generasi baru, serta peningkatan kemampuan Apple Intelligence dan Siri AI.
Sementara iPhone 18 Pro Max membawa peningkatan daya tahan baterai yang menurut Apple menjadi peningkatan terbesar dalam sejarah iPhone.
Dengan demikian, konsumen Indonesia yang ingin mendapatkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max lebih awal masih harus menunggu jadwal resmi penjualan di Tanah Air atau membeli dari pasar negara lain yang sudah mendapatkan perangkat tersebut.
Yang menarik, jalan menuju pasar Indonesia sebenarnya sudah terbuka. iPhone 18 Pro dan Pro Max telah mengantongi TKDN 40 persen. Tinggal menunggu proses sertifikasi perangkat dan pengumuman resmi mengenai jadwal penjualan di Indonesia.