5 Cara Bijak Mengatur Anak Main Gadget, Hindari Terpapar Konten Negatif

Annastasya Rizqa
Jika tidak diatur dengan baik, penggunaan gadget dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial anak. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia berencana membatasi penggunaan media sosial untuk anak mulai Maret 2026. Hal ini diungkap Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Aturan ini merupakan bagian dari implementasi PP Tunas (PP No 17/2025) yang saat ini memasuki masa transisi bersama platform digital besar.

Sementara itu, perkembangan teknologi membuat gadget menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Gadget dapat memberikan manfaat edukatif, namun jika tidak diatur dengan baik, penggunaannya dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial anak. 

Sebab itu, peran orang tua sangat penting dalam mengatur penggunaan gadget agar tetap seimbang dan bermanfaat. Meski tak mudah, orangtua perlu paham cara mengatur yang bijak penggunaan gadget pada anak-anak.

Cara tersebut dilakukan untuk membuat anak memiliki batasan sehingga tak terpapar konten negatif maupun media sosial yang berlebihan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kasus Bigmo Berlanjut, Polisi Periksa Ortu dan 4 Anak yang Diajak Promosikan Vape

28 hari lalu

Kabar Baik! Pramono bakal Tambah RPTRA agar Tempat Bermain Anak Makin Banyak

30 hari lalu

Anak Menolak Disuapi, Dokter Ungkap Kesalahpahaman Orang Tua saat MPASI

1 bulan lalu

Duh! 3 dari 5 Anak Palsukan Usia demi Bisa Main Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal