5 Modus Penipuan Online Harus Diwaspadai, Begini Cara Menghindarinya

Dani M Dahwilani
Tidak hanya jumlah kasus yang meningkat, modus penipuan online semakin canggih, agresif, dan sulit dikenali. (Foto: AstraPay)

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas digital seperti belanja online, transaksi keuangan, dan pengiriman paket terus meningkat. Kondisi ini sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber melakukan penipuan digital. 

Tidak hanya jumlah kasus yang meningkat, modus penipuan online juga semakin canggih, agresif, dan sulit dikenali. Ini patut diwaspadai.

Di era digital, layanan keuangan semakin praktis. Namun, perkembangan teknologi juga mendorong munculnya modus penipuan online yang memanfaatkan social engineering, identitas palsu, hingga teknologi terbaru untuk mengelabui korban dengan menyamar sebagai pihak resmi.

Berikut lima modus penipuan digital marak terjadi di Indonesia.

1. Penipuan Customer Service (CS) Palsu

Pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp atau telepon dengan mengaku sebagai customer service resmi. Biasanya disertai logo perusahaan, nama profesional, dan foto profil yang terlihat meyakinkan.

Modus terbaru: Pelaku menggunakan teknologi voice deepfake agar suara terdengar seperti petugas resmi atau bahkan menyerupai suara orang terdekat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Fitur Username WhatsApp Tidak Aman dan Rentan Penipuan? Meta Buka Suara!

2 bulan lalu

Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi

3 bulan lalu

Kamboja Hapus Denda Overstay 5.950 WNI, Minta Pulang ke RI Paling Lambat 15 Juni 2026

4 bulan lalu

2 Pelaku Sindikat Phishing Lintas Negara Ditangkap, Raup Rp25 Miliar dalam 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal