AI Bikin Belajar Lebih Cepat, tapi 91 Persen Pelajar Khawatir Kurang Paham

Dani M Dahwilani
Sebanyak 91 persen pelajar khawatir penggunaan kecerdasan buatan (AI) membuat mereka kurang memahami materi secara mendalam. (Foto: Ilustrasi AI)

Director & Global Head Education Business and Strategy HP, Mayank Dhingra mengatakan, pelajar Indonesia merasa terbantu oleh AI untuk bekerja lebih cepat, tetapi tetap khawatir terhadap kedalaman pemahaman mereka.

“Suara pelajar harus mendapat tempat yang kuat dalam diskusi, seiring sistem pendidikan menentukan arah kurikulum dan model penilaian ke depan,” kata Mayank.

Laporan HP Futures 2026 merekomendasikan agar literasi, numerasi, dan pembelajaran yang membantu membentuk identitas siswa tetap menjadi fondasi pendidikan. Pendekatan kreatif dan praktik langsung juga dinilai penting untuk memperkuat pemahaman sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan pada masa depan.

Laporan tersebut turut mendorong pembuat kebijakan untuk memasukkan keterampilan jangka panjang, seperti kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, ke dalam inti sistem pendidikan. Dukungan terhadap pendidik dan pengembangan model penilaian juga menjadi bagian dari rekomendasi untuk menghadapi perubahan akibat AI.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 jam lalu

Wow! Elon Musk Janji Bagikan Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS, Nilainya Rp189 Triliun

2 hari lalu

Komdigi Kaji Aturan Label Konten AI, Cegah Manipulasi Informasi Karhutla

4 hari lalu

MPR Sarankan Pemerintah Pakai AI untuk Atasi Karhutla

7 hari lalu

Kemenkeu Pakai AI untuk Pantau Harta Orang Kaya, Begini Cara Kerjanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal