Bjorka Peretas 49 Juta Data Nasabah Bank Ditangkap, Ini Harus Dilakukan bila Data Kena Hack

Mei Sada Sirait
Saat kebocoran data terjadi, Anda harus bertindak cepat menangani insiden tersebut dalam 24 jam pertama. (Foto: AI)

Melihat kasus ini, kebocoran data pribadi merupakan hal yang cukup kompleks. Terlebih di Indonesia belum memiliki regulasi setingkat undang-undang yang mengatur hal tersebut.

Lalu bagaimana cara kita mengamankan data pribadi agar terhindar dari peretasan?

Dilansir dari laman OJK, ada berbagai macam cara bagaimana kebocoran data bisa terjadi. Salah satunya akses ilegal terhadap sistem atau informasi.

Kebocoran data ini terjadi akibat peretasan seperti yang dilakukan Bjorka. Selain itu bisa juga disebabkan virus, worms, atau trojan. Pelaku dapat memasuki sistem, mencuri data, mengubah atau menghapus data serta merusak sistem agar tidak dapat diakses.

Ketika kebocoran data terjadi, Anda harus bertindak cepat menangani insiden tersebut. Ada beberapa aksi cepat tanggap yang bisa dilakukan dalam 24 jam pertama:

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 hari lalu

Ancaman Penipuan Berbasis AI Meningkat, Teknologi Keamanan Siber Kian Dibutuhkan

20 hari lalu

BSSN Ungkap Data Beredar di Internet Bukan Kebocoran Baru: Kejadian Lama Diedarkan Ulang

22 hari lalu

Komdigi dan Polisi Buru Situs Jual Beli Data Pribadi, Siap-siap Diblokir

22 hari lalu

Data Pribadi Menkomdigi Diduga Bocor, DPR Minta Ditangani Serius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal