Data 267 Juta Pengguna Facebook Terekspos di Dunia Maya

Dini Listiyani
Ilustrasi Facebook (Foto: Pixabay/Simon)

Seperti yang ditunjukkan Comparitech, kebocoran database ini kemungkinan mengacu pada perubahan Facebook yang dibuat ke API-nya, yang sebelumnya memungkinkan pengembang aplikasi mengakses nomor telepon pengguna.

Data pada akhirnya dapat digunakan untuk kampanye phishing massal karena dimasukkannya nomor telepon. Jadi, pengguna perlu curiga terhadap pesan teks atau e-mail yang meminta password atau informasi sensitif lainnya.

Comparitech juga menyarankan untuk mengubah semua bidang dalam pengaturan privasi Facebook menjadi 'Only Friends' atau 'Only Me.' Lalu, menonaktifkan kemampuan mesin pencarian mentautkan ke profile untuk mencegah data Anda di-scrap oleh bot.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
7 tahun lalu

Facebook Bikin Sistem Operasi Sendiri untuk Gantikan Android

25 hari lalu

Instagram Down, Tak Bisa Login hingga Feed Menghilang!

25 hari lalu

Instagram dan Facebook Down Sore Ini, Pengguna Tak Bisa Akses!

28 hari lalu

Shopee dan Meta Jalin Kemitraan Afiliasi di Instagram untuk Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal