Ia bahkan mengungkap fakta bahwa Facebook sudah lama ditinggalkan sebagai platform utama.
"Facebook sudah bukan prioritas selama hampir satu dekade," katanya.
Lebih jauh, dia menegaskan bahwa kebiasaan pengguna saat ini adalah memilih platform terlebih dahulu, baru kemudian mengikuti kreator.
"Kenyataannya, orang-orang mengunjungi platform terlebih dahulu sebelum mencari kreatornya," imbangi.
Akibatnya, meski kreator diajak pindah, belum tentu penggemar mereka akan ikut.
"Mereka mungkin juga akan mendapatkan konten yang sama di TikTok, Instagram, dan platform lain yang benar-benar mereka gunakan," lanjutnya.
Dari sisi bisnis, angka yang ditawarkan Facebook juga dianggap belum cukup menggoda, terutama bagi kreator besar.