Astra juga dapat menganalisis data ilmiah, membuat grafik, membangun situs web, serta melakukan pemeriksaan terhadap fitur-fitur situs untuk memastikan semuanya berjalan sebagaimana mestinya.
Kemampuan tersebut membuat AI tidak lagi hanya berperan sebagai "asisten percakapan", tetapi dapat menjalankan rangkaian pekerjaan digital yang sebelumnya membutuhkan interaksi langsung dari manusia.
Dalam simulasi OSWorld 2.0, OpenAI menyebut GPT-6 Astra mampu menyelesaikan tugas dengan waktu sekitar 47 persen lebih cepat dibandingkan GPT-5.6 Sol.
Astra mencatat skor 72,6 persen dengan waktu sekitar 40 menit per tugas, sedangkan GPT-5.6 Sol memperoleh skor 65,7 persen dengan waktu sekitar 75 menit per tugas.
OpenAI juga menggabungkan Astra dengan pembaruan pada Codex harness. Dalam pengujian Mind2Web, kombinasi tersebut disebut mampu menghasilkan penyelesaian tugas sekitar 1,9 kali lebih cepat dibandingkan pengalaman GPT-5.6 Sol sebelumnya.