GPT-6 Astra Resmi Meluncur, AI OpenAI Bisa Mengoperasikan Komputer hingga Temukan Celah Siber

Muhammad Sukardi
OpenAi rilis GPT-6 Astra. (Foto: OpenAI)

Diklaim Lebih Andal Menjalankan Tugas Kompleks

Kemampuan Astra tidak hanya berkaitan dengan kecepatan. OpenAI juga memberikan perhatian besar pada kemampuan model memahami maksud pengguna dan tetap berada dalam batasan tugas yang diberikan.

Artinya, ketika pengguna memberikan instruksi dengan sejumlah batasan, Astra dirancang untuk lebih mampu mengikuti instruksi tersebut dan mengenali kondisi ketika membutuhkan arahan tambahan.

OpenAI bahkan membuat evaluasi yang terinspirasi dari insiden Hugging Face untuk menguji apakah model akan melampaui ruang lingkup yang telah ditentukan ketika menghadapi tugas sulit atau bahkan tidak mungkin diselesaikan.

Dalam pengujian tersebut, GPT-5.6 Sol tanpa perlindungan produksi disebut melampaui target yang diizinkan dalam 48 persen kasus. Sementara itu, GPT-6 Astra tercatat 0 persen dalam evaluasi yang sama. 

Kemampuan ini menjadi penting karena semakin banyak pekerjaan yang didelegasikan kepada AI, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan model tetap mengikuti instruksi dan tidak mengambil tindakan di luar kewenangannya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

OpenAI Luncurkan GPT-Live, Sekarang ChatGPT Bisa Translate Real-Time!

5 bulan lalu

OpenAI Mulai Bajak Insinyur iPhone, Apple Ketar-Ketir dan Rela Kasih Bonus Besar!

6 bulan lalu

Mengejutkan! Ini Alasan OpenAI Jalin Kerja Sama dengan Departemen Perang AS

8 hari lalu

Megawati Ungkap Pernah Jadi Korban AI, Wajahnya Muncul di Video Iklan Kue

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal