Gunakan Serangan SIM Swap, Remaja di Kanada Curi Crypto Senilai Rp512 Miliar

Dini Listiyani
Gunakan Serangan SIM Swap, Remaja di Kanada Curi Crypto Senilai Rp512 Miliar (Foto: Unsplash)

OTTAWA, iNews.id - Autentikasi dua faktor biasanya digunakan untuk meningkatkan login password tradisional. Karena, beransumsi tidak ada orang lain yang memiliki akses ke ponsel karena memerlukan kode aktivitasi satu kali untuk masuk ke akun. 

Namun, autentikasi dua faktor tidak selalu sempurna. Jika penyerang memiliki akses ke ponsel atau nomor telepon, mereka bisa dengan mudah mencegat kode verifikasi yang dikirimkan. 

Inilah yang dilakukan seorang remaja Kanada. Mereka menipu operator menyerahkan akses ke nomor ponsel korban melalui serangan SIM Swap. Pada dasarnya, ini adalah proses di mana Anda meminta operator untuk mengirim kartu SIM pengganti untuk alasan apa pun. 

Biasanya, operator harus memverifikasi Anda melalui serangkaian pertanyaan. Artinya, remaja tersebut memiliki akses informasi mengenai korban-korbannya. Setelah menerima SIM baru, remaja itu berhasil mencegat kode autentikasi dua faktor. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Megapolitan
3 bulan lalu

Buru Pelaku, Polisi Lacak Rekening Crypto Peneror Bom Sekolah Internasional

Bisnis
4 bulan lalu

8 Aplikasi Crypto dengan Fee Termurah di Indonesia 2025

Seleb
5 bulan lalu

Pendidikan Timothy Ronald, Lulusan Kampus Ternama dan Kontroversi dengan Deddy Corbuzier Soal Gym

Bisnis
11 bulan lalu

Timothy Ronald Prediksi Bitcoin akan Capai Nilai Rp20 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal