Heboh Ratusan Juta Data Penduduk Indonesia Bocor, Pengamat: Penguatan Sistem Harus Ditingkatkan

Fikri Kurniawan
Kebocoran data (Foto: Ilustrasi/Unsplash)

Walaupun di dalam fail tidak ditemukan data yang sangat sensitif seperti detail kartu kredit, namun dengan beberapa data pribadi yang ada, maka cukup bagi pelaku penjahat dunia maya untuk menyebabkan kerusakan dan ancaman nyata.

"Pelaku kejahatan dapat menggabungkan informasi yang ditemukan dalam file CSV yang bocor dengan pelanggaran data lain, untuk membuat profil terperinci dari calon korban mereka seperti data dari kebocoran Tokopedia, Bhinneka, Bukalapak, dan lainnya," ujar Pratama.

"Yang jelas tidak ada sistem 100 persen aman dari ancaman peretasan maupun bentuk serangan siber lainnya," tambah chairman lembaga riset siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) ini.
 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
14 hari lalu

Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Kerugian Fraud Turun Jadi Rp6 Triliun

21 hari lalu

MNC Bank Dukung Program JKN lewat Kemitraan CSR BPJS Kesehatan

24 hari lalu

Warning! 400 Ribu Anak Muda Indonesia Sakit Diabetes

24 hari lalu

Mengejutkan! 1 Juta Lebih Peserta BPJS Kesehatan Terdiagnosis Hipertensi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal