Heboh Ratusan Juta Data Penduduk Indonesia Bocor, Pengamat: Penguatan Sistem Harus Ditingkatkan

Fikri Kurniawan
Kebocoran data (Foto: Ilustrasi/Unsplash)
Walaupun di dalam fail tidak ditemukan data yang sangat sensitif seperti detail kartu kredit, namun dengan beberapa data pribadi yang ada, maka cukup bagi pelaku penjahat dunia maya untuk menyebabkan kerusakan dan ancaman nyata.

"Pelaku kejahatan dapat menggabungkan informasi yang ditemukan dalam file CSV yang bocor dengan pelanggaran data lain, untuk membuat profil terperinci dari calon korban mereka seperti data dari kebocoran Tokopedia, Bhinneka, Bukalapak, dan lainnya," ujar Pratama.

"Yang jelas tidak ada sistem 100 persen aman dari ancaman peretasan maupun bentuk serangan siber lainnya," tambah chairman lembaga riset siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) ini.
 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

Nasional
3 hari lalu

Mulai 1 Juni 2026 Aturan Kontrol Pasien BPJS Berubah, Begini Ketentuannya

Seleb
10 hari lalu

Kena Sarangan Jantung, Biaya Perawatan Calvin Dores Andalkan BPJS Kesehatan

Nasional
1 bulan lalu

KSPSI Sarankan Kenaikan Iuran BPJS Ditunda: Daya Beli Pekerja Belum Pulih

Nasional
1 bulan lalu

Heboh Kabar 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor, Imigrasi Sebut Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal