Menurut Managing Director Kaspersky Asia Pasifikk Chris Connell, tren lain yang juga menjadi sorotan adalah ponsel cerdas hampir selalu menjadi perangkat yang digunakan untuk transaksi keuangan, dari e-wallet hingga mobile banking dan berbelanja online.
"Berdasarkan data, kami melihat bahwa pelaku kejahatan siber secara aktif mencoba menginfeksi perangkat para pengguna di Indonesia, untuk mencuri data maupun uang mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).
Kabar baiknya, kata Connell, adalah masyarakat masih bisa menikmati hari besar seperti Lebaran secara virtual selama selalu waspada terhadap situs web yang dikunjungi, tautan yang di klik, pesan yang teruskan. Terpenting adalah memiliki solusi keamanan dasar yang terpasang di perangkat pribadi.