Jaga Kesehatan Mental dengan Detoksifikasi Media Sosial, Ini Caranya

Fikri Kurniawan
Ilustrasi media sosial (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Media sosial tidak hanya berdampak positif tapi juga negatif. Saat bermain media sosia, terkadang muncul rasa cemas dan tak tenang untuk sebagian orang. 

Munculnya rasa cemas dan tak tenang saat bermedia sosial adalah gejala tidak normal. Artinya, seseorang sudah teracuni oleh media sosial. Tapi tenang, salah satu cara untuk menghilangkannya yakni dengan detoksifikasi media sosial. 

Fungsinya detoksifikasi media sosial untuk menjaga kesehatan mental. Detoksifikasi ini merupakan upaya meminimalisir dampak buruk akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.

"Harapannya, kegiatan ini (detoksifikasi) dapat mengurangi kecemasan saat sedang bermedia sosial," tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), di akun Instagram-nya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ini Alasan Mamah Dedeh Tak Mau Punya Media Sosial

2 hari lalu

Mamah Dedeh Tolak Punya Media Sosial dan YouTube, Pilih Habiskan Waktu Berkebun

15 hari lalu

Viral Kajian BEM Fakultas Psikologi terkait LGBT, UI: Bukan Sikap Resmi Kampus

18 hari lalu

Bukan Cuma Pakai Kata Sandi, Begini Cara Pelaku Judi Online Menjebak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal