Jaga Kesehatan Mental dengan Detoksifikasi Media Sosial, Ini Caranya

Fikri Kurniawan
Ilustrasi media sosial (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Media sosial tidak hanya berdampak positif tapi juga negatif. Saat bermain media sosia, terkadang muncul rasa cemas dan tak tenang untuk sebagian orang. 

Munculnya rasa cemas dan tak tenang saat bermedia sosial adalah gejala tidak normal. Artinya, seseorang sudah teracuni oleh media sosial. Tapi tenang, salah satu cara untuk menghilangkannya yakni dengan detoksifikasi media sosial. 

Fungsinya detoksifikasi media sosial untuk menjaga kesehatan mental. Detoksifikasi ini merupakan upaya meminimalisir dampak buruk akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.

"Harapannya, kegiatan ini (detoksifikasi) dapat mengurangi kecemasan saat sedang bermedia sosial," tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), di akun Instagram-nya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
15 jam lalu

Di Mahasiswa Bersuara, Sherly Annavita Ungkap Alasan Berani Bahas Isu Sensitif 

21 jam lalu

iNews Campus Connect 2026 Digelar di Untar, Mahasiswa Diajak Bijak Bermedia Sosial

7 hari lalu

Sudaryono: Mayoritas Penghujat Prabowo di Medsos Robot, Dikendalikan Oligarki dan Koruptor

12 hari lalu

Prabowo Wanti-Wanti Perang lewat Medsos: Kerahkan Buzzer, Pengaruhi Rakyat dengan Fitnah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal