Jelang Pilpres Amerika, Facebook Hapus Jaringan Akun Palsu

Dini Listiyani
Aplikasi Facebook (Foto: Pixabay)

"Karena semakin sulit untuk tidak terdeteksi dalam jangka waktu, kami melihat aktor jahat mencoba untuk bermain berdasarkan ekspektasi kolektif kami akan gangguan yang tersebar luas untuk menciptakan persepsi mereka lebih berdampak daripada yang sebenarnya," ujar Gleicher di sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Slash Gears, Rabu (28/10/2020).

Facebook, kata Gleicher, menyebutkan sebagai peretasan persepsi yakni upaya untuk mempersenjatai ketidakpastian guna menabur ketidakpercayaan serta perpecahan. “Kami memantau dengan cermat skenario potensial di mana aktor jahat di seluruh dunia dapat menggunakan klaim fiktif, termasuk mengenai infrastruktur pemilu yang disusupi atau hasil pemilu yang tidak akurat,” ujarnya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Upload 15 Reels per Bulan di Facebook Bakal Digaji Rp50 Juta? Ini Faktanya!

Internet
10 hari lalu

Facebook Siap Bayar Rp50 Juta per Bulan untuk Kreator Konten, Ini Tugasnya!

Nasional
1 bulan lalu

Terungkap! Jaringan TPPO Pasarkan Bayi via TikTok dan Facebook  

Internasional
2 bulan lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal