Mengenal Semiotika Teknologi pada Aplikasi Google Clasroom

Dani M Dahwilani
Google Clasroom memiliki beragam sumber semiotika teknologi yang bisa dimanfaatkan guru dalam usaha memberikan makna di setiap pembelajaran daring.  (Foto: Ilustrasi/Google)

Aplikasi sederhana yang umumnya digunakan guru dalam pembelajaran daring adalah WhatsApp. Namun, aplikasi ini membuat guru kesulitan dalam mengorganisasikan tugas-tugas siswa yang terkirim. 

Selain itu, guru juga mendapatkan kesulitan ketika hendak melakukan pertemuan langsung secara virtual karena terbatasnya jumlah anggota. Salah satu aplikasi yang bisa dijadikan solusi dalam pembelajaran daring adalah Google Classroom. Hal ini dikarenakan mudah didapat, sebab merupakan salah satu tool dari Google yang dapat digunakan secara gratis. 

Aplikasi ini juga kaya akan sumber-sumber semiotika yang bisa digunakan dalam pembentukan makna yang ingin disampaikan dalam pembelajaran. Sumber-sumber semiotika yang dimaksud adalah fitur-fitur dan fungsi menu yang terdapat dalam aplikasi tersebut, seperti forum (stream), tugas kelas (classwork), anggota (people), penilaian (grades), serta virtual meeting.
 
Setelah video streaming TikTok seorang guru taman kanak-kanak MacKenze Adams pernah viral dan dimuat di New York Times, kini viral pula seorang guru taman kanak-kanak yang biasa dipanggil Mr. P. Mereka memberikan perhatian kepada pentingnya peran dan fungsi bahasa non-verbal dan ekspresi mimik muka, gerak tangan dan jari, serta anggota tubuh lainnya ketika berinteraksi dalam pembelajaran daring melalui teknologi platform TikTok. Mereka sadar betul pentingnya pemanfaatan sumber-sumber semiotika dalam interaksi pembelajaran daring.

"Kenyataannya, tidak sedikit guru yang belum maksimal memanfaatkan sumber-sumber semiotika dalam penggunaan teknologi aplikasi pada pembelajaran daring mereka. Sebagai contoh pada penggunaan teknologi aplikasi PowerPoint, mereka belum maksimal menggunakan fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi tersebut. Padahal banyak sekali fitur-fitur pada aplikasi ini yang bisa dijadikan sumber semiotika dalam pembelajaran," ujar Mahasiswa Pascasarjana Uhamka, Jakarta, Ucu Solahudin dalam tulisannya dilansir Minggu (24/1/2020).

Ucu, yang merupakan Guru SDN Menteng 01, Jakarta Pusat ini menilai aplikasi Google Clasrrom sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran daring. Ini karena aplikasi yang merupakan produk teknologi bawaan Google tersebut memiliki beragam sumber semiotika teknologi yang bisa dimanfaatkan guru dalam usaha memberikan makna di setiap pembelajaran daring. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Google–LALIGA Berhasil Tekan Pembajakan Secara Besar-besaran

57 tahun lalu

Panggil Google dan Meta, Menkomdigi Pastikan Jaga Keamanan Anak di Ruang Digital

57 tahun lalu

Meta dan Google Langgar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Pemanggilan

57 tahun lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal