Menkominfo Berencana Blokir Telegram Lagi, Ini Alasannya

Dini Listiyani
Menkominfo Berencana Blokir Telegram Lagi, Ini Alasannya (Foto: Okezone)

"Lagi bicara karena kan akses, teknisnya seperti apa sampai sejauh mana. Karena Telegram itu end-to-end encrypted," ujarnya.

Sebelumnya, Telegram pernah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun lalu. Langkah pemblokiran itu diambil karena banyak kanal di Telegram bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, penyerangan, dan lainnya.

Gara-gara pemblokiran ini, CEO Telegram Pavel Durov sampai terbang ke Indonesia untuk menyambangi kantor Kominfo. Durov pada saat itu berjanji akan membuat tim untuk melancarkan komunikasi demi membasmi konten negatif di platform-nya.

Durov juga menyatakan Indonesia sebagai negara yang diistimewakan olehnya. Karena itu, dirinya dan Menkominfo berkomitmen bersama-sama membasmi konten negatif yang ada di platform-nya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
7 bulan lalu

Terdakwa Judol Kominfo Jalani Sidang Pembelaan Hari Ini

Internet
8 bulan lalu

Profil dan Biodata Pavel Durov: Bos Telegram yang Wariskan 14 Miliar Dolar AS ke 100 Anak Biologisnya

Nasional
8 bulan lalu

Respons KPK soal Tenaga Ahli Ngaku Terima Uang dari Terdakwa Kasus Judol Kominfo

Nasional
8 bulan lalu

Saksi Tiba-Tiba Pulang, Sidang Kasus Perlindungan Situs Judol Kominfo Ditunda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal