Meutya Hafid Tegaskan AI Milik Semua Bangsa, Bukan Cuma Negara Tertentu!

Muhammad Sukardi
Menkomdigi tegaskan AI milik semua bangsa. (Foto: Kemkomdigi)

Lebih lanjut, Meutya menjelaskan pendidikan, ketahanan pangan, dan penyediaan layanan publik menjadi tiga aspek yang mendapat perhatian besar pemerintah Indonesia. Oleh karenanya, pemerintah membangun aplikasi AI untuk ketahanan pangan yang akan diluncurkan pada Agustus 2025 dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk pelayanan publik, serta mempersiapkan sembilan juta talenta digital pada tahun 2030.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Foto: Kemkomdigi)

"Keamanan pangan menjadi perhatian Presiden Prabowo, terutama di tengah situasi geopolitik saat ini. Dan juga pendidikan merupakan keyakinan mendasar yang dipegang teguh Indonesia, karena dengan AI, kita percaya bahwa AI tidak hanya itu, mereka yang merancang dan mengatur AI harus lebih pintar dari AI itu sendiri," ujar Meutya.

Pemerintah Kembangkan Program AI untuk Dukung Layanan Publik

Menkomdigi menerangkan bahwa pemerintah membuat berbagai program AI yang dikembangkan untuk mendukung layanan publik, mulai dari sistem perlindungan sosial yang akan diluncurkan Agustus 2025 hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan distribusi makanan bergizi untuk pelajar.

Di bidang infrastruktur digital, Meutya menyebut tantangan besar dalam menghubungkan 17.000 pulau Indonesia secara merata. Pemerintah kini sedang menyiapkan pelelangan spektrum 2,6 dan 3,5 gigahertz serta memperluas jaringan serat optik dan kabel bawah laut. 
Langkah lain yang sedang ditempuh termasuk konsolidasi industri telekomunikasi dan pengembangan pusat data nasional berlatensi rendah untuk mendukung integrasi AI yang optimal.

"Ini sebuah kemajuan, tetapi tetap mengingatkan kita tentang skala tantangan untuk membangun konektivitas yang cepat dan andal di 17.000 pulau di Indonesia," ucapnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
12 jam lalu

OJK Terima 1.379 Laporan Penipuan Berbasis AI, Deepfake Tokoh Publik Jadi Modus Terbanyak

1 hari lalu

Komdigi Imbau Masyarakat Waspadai Maraknya Hoaks Menjelang Hari Kemerdekaan

2 hari lalu

Alasan Ebemartono Dinilai Langgar UU PDP gegara Konten Rekam Usher GIIAS Tanpa Izin

2 hari lalu

Menkomdigi Tegaskan Ebemartono Langgar UU PDP dan Etika usai Rekam Usher GIIAS Tanpa Izin!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal