AI Mampu Analisis Gerakan Tubuh 3D dari Video Biasa, Sasar Olahraga dan Kesehatan
JAKARTA, iNews.id - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mampu menganalisis gerakan tubuh manusia secara tiga dimensi (3D) hanya melalui rekaman video biasa. Teknologi bernama Human Motion Analytics ini tidak membutuhkan sensor yang dikenakan pada tubuh maupun studio khusus untuk menangkap gerakan.
Teknologi tersebut dihadirkan melalui kerja sama Fujitsu dengan PT Alita Praya Mitra (Alita). Human Motion Analytics menggunakan skeleton recognition AI untuk mendigitalisasi gerakan tubuh manusia secara 3D dari rekaman video.
Direktur Utama Alita Joseph Lumban Gaol mengatakan, teknologi ini memungkinkan analisis gerakan yang sebelumnya membutuhkan laboratorium dan peralatan khusus dilakukan menggunakan kamera biasa dengan pengolahan berbasis AI.
"Teknologi ini membuat analisis gerak yang tadinya hanya bisa dilakukan di laboratorium menjadi jauh lebih terjangkau. Bagi kami, ini bukan sekadar mendatangkan produk dari luar, tetapi Alita sebagai perusahaan teknologi lokal akan mengembangkan penggunaan teknologinya dengan konteks Indonesia agar benar-benar menjawab kebutuhan atlet, pelatih, dan tenaga kesehatan di Indonesia," kata Joseph, Kamis (17/9/2026).
Dalam sektor olahraga, Human Motion Analytics dapat dimanfaatkan untuk membantu identifikasi bakat dan meningkatkan performa atlet. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk menganalisis gerakan secara lebih praktis tanpa harus bergantung pada fasilitas laboratorium khusus.