Pemilik Pornhub Didenda Rp82 Miliar Terkait Penyimpanan Data Tak Aman hingga Pelecehan Seksual Anak

Muhamad Fadli Ramadan
Perusahaan induk pemilik Pornhub, Aylo didenda sebesar 5 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp82,2 miliar oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) AS. (Foto: Ilustrasi/AS)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan induk pemilik Pornhub, Aylo didenda sebesar 5 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp82,2 miliar oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) AS dan negara bagian Utah akibat pengelolaan data yang lemah. Mereka tidak melakukan banyak hal untuk memblokir puluhan ribu video dan foto yang menampilkan materi pelecehan seksual anak (CSAM) dan materi non konsensual (NCM).

"Para operator Pornhub menutup mata terhadap maraknya video yang menggambarkan pelecehan seksual anak-anak di situs-situsnya agar dapat mengambil keuntungan dari eksploitasi ini," ujar Christopher Moufarrige, Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC dalam keterangan resmi. 

FTC meminta operator Pornhub mengambil langkah-langkah konkret guna memblokir konten berbahaya tersebut, dan memastikan yang muncul dalam video di situs mereka adalah orang dewasa yang saling menyetujui.

Perusahaan tersebut juga menerapkan sistem verifikasi usia bagi semua pemeran dalam video di Pornhub. Ini dilakukan agar tidak ada pemain masih di bawah umur. Namun, FTC dan Utah menuduh Aylo meng-hosting konten ilegal mereka.

Aylo juga dituduh mengelola data konsumen secara tidak bertanggung jawab. FTC, dalam siaran resminya, menyatakan Aylo tidak mengungkapkan mereka menyimpan data pribadi para pemeran yang diverifikasi melalui vendor pihak ketiga. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Posting Foto Bersama Kim Jong Un: Kami Akur Sekali!

17 jam lalu

Batas Waktu Gencatan Senjata 60 Hari AS-Iran Berakhir Hari Ini, Bagaimana Kelanjutannya?

21 jam lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

22 jam lalu

Perang Iran Tak Kunjung Usai, Negara Teluk Pertimbangkan Usir Pangkalan AS?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal