Pencurian Data Pribadi di Ruang Digital Marak, Ini Harus Diperhatikan agar Tak Jadi Korban

Tangguh Yudha
Rapuhnya keamanan digital berpotensi terhadap kebocoran data pribadi maupun penipuan di ruang digital. (Foto: Reuters)

Indriyatno Banyumurti, direktur ICT Watch menyebutkan pada prinsipnya privacy adalah kesadaran dari pengguna masing-masing. “Agar data diri kita aman sebenarnya kembali lagi ke diri kita sendiri. Jangan sembarangan memposting data diri di media sosial agar tidak dicuri atau disalahgunakan pelaku kejahatan,” ujarnya.

Pengguna internet, lanjut dia, harus memperhatikan apa yang dibagikan di media sosial karena tidak semuanya harus jadi konsumsi publik. 
“Jangan bagikan segala ekspresi yang seharusnya bersifat pribadi, artificial lifestyle yang merusak citra diri sendiri. Hindari membagikan perilaku yang mencerminkan karakter dan terakhir jangan curhat melampiaskan emosi di ranah digital,” ujar Indriyatno.

Sementara Ferdiansyah, dosen Keamanan Siber Universitas Bina Darma mengatakan, banyak hal yang dapat menyebabkan kebocoran data di ruang digital. 

“Serangan siber dan human error menjadi penyebab paling banyak kebocoran data pribadi. Selain itu, kegagalan sistem dan gagal menjaga kerahasiaan serta outsourcing data ke pihak ketiga menjadi penyebab tidak amannya data di ruang digital,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Lesti Kejora Murka Namanya Dicatut Penipu, Publik Diingatkan Jangan Sebar Data Pribadi

2 bulan lalu

Erin Wartia Geram, Eks ART Ngaku Istri Anaknya di Facebook 

4 bulan lalu

Ancaman Siber Makin Nyata, Gen Z Jadi Kunci Cegah Dampaknya

4 bulan lalu

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadget, Orang Tua Wajib Tahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal