Peneliti Kembangkan Robot Burung, Sayap Dibuat Mirip Aslinya

Dini Listiyani
Peneliti Kembangkan Robot Burung (Foto: Slash Gears)

Pada sayap upstroke, lamellae individu kipas keluar dan kemudian mereka tutup selama downstroke untuk memberikan robot terbang dengan penerbangan yang lebih kuat. Para desainer mengatakan, replikasi dekat sayap burung yang sebenarnya memberi BionicSwift profil penerbangan yang lebih baik dibanding pemukulan sayap pendulunya.

Di dalam tubuh robot adalah mekanisme yang diperlukan untuk mengepakkan sayap, teknologi komunikasi, komponen kontrol, ekor, motor brushless, dua servos, baterai, unit peralatan, serta berbagai papan sirkuit.

Penerbangan burung robot dikoordinasikan menggunakan GPS dalam ruangan berbasis radio dengan teknologi ultra-wideband. Tim memasang beberapa modul radio di ruang membentuk jangkar tetap yang saling menemukan dan menentukan wilayah udara yang dikendalikan.

Sistem dapat menggunakan jalur yang telah diprogram untuk merencanakan dan menentukan rute serta jalur untuk penerbangan. Burung-burung robot dapat memperbaiki jalur penerbangan secara mandiri tanpa input dari manusia.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Mobil
27 hari lalu

BMW Pekerjakan Robot Humanoid di Pabrik Perakitan Baterai, Kerja Tanpa Istirahat dan Dibayar

Mobil
30 hari lalu

Hyundai Kembangkan Robot Pemadam Kebakaran Tanpa Awak, Tahan Api hingga 800 Derajat

Motor
2 bulan lalu

Jaecoo Boyong Robot Humanoid di IIMS 2026, Bisa Ngobrol dan Menari

Sains
3 bulan lalu

Kembangkan Robot AI, Hyundai Gandeng Google DeepMind dan NVIDIA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal