Tidak diketahui siapa aktor yang berada di balik malware ini. Namun, kemungkinan asal penjual perangkat jika ditelisik dari bahasa, tata bahasa, dan kesalahan dalam penulisan bahasa menunjukkan mereka bukan penutur asli bahasa Inggris.
Cara Mencegah
Menurut laman The Telegraph, ada beberapa cara untuk menghindari serangan ransomware, setidaknya ada lima cara. Pertama, hal yang perlu Anda lakukan adalah melakukan back-up data. Lakukan back up data seperti dokumen dan foto di tempat terpisah. Tempat terbaik untuk menempatkan data adalah di external hard drive yang tidak terkoneksi dengan internet.
Kedua, jangan percaya dengan e-mail, website, dan aplikasi. Pasalnya, agar ransomware bisa bekerja, para hacker perlu men-download software jahat ke komputer korban. Kemudian software jahat itu akan melakukan serangan dan menyandera data korbannya.
Selanjutnya, gunakan program antivirus. Program antivirus dapat menghentikan ransomware agar tidak diunduh ke komputer dan dapat menemukannya kapan pun. Sebagian besar program antivirus dapat memindai file untuk melihat apakah mereka berisi daftar ransomware sebelum mendownload-nya. Mereka dapat memblokir instalasi rahasia dari iklan jahat saat Anda menjelajah web, dan mencari perangkat lunak perusak yang mungkin sudah ada di komputer atau perangkat.
Langkah keempat adalah selalu menginstal update. Perusahaan software sering merilis update software untuk memperbaiki kerentanan yang bisa dimanfaatkan untuk menginstal ransomware.