Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis

Niko Prayoga
Mayoritas jurnalis menilai Artificial Intelligence (AI) memudahkan pekerjaan mereka, namun sebagian besar tidak sepakat AI dapat menggantikan peran jurnalis. (Foto:AI)

Di sisi lain, tingkat kekhawatiran jurnalis terhadap potensi kehilangan pekerjaan akibat AI terbilang berimbang. Hasil survei menunjukkan komposisi jawaban berada di angka 50 banding 50 antara yang khawatir dan tidak khawatir.

“Berikutnya adalah tingkat kekhawatiran jurnalis bahwa AI bisa membuat mereka kehilangan pekerjaan. Ini 50-50, ada yang sangat khawatir, khawatir, kemudian netral, tidak khawatir, dan sangat tidak khawatir,” katanya.

Menurut Wahyu, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Saat ini, gelombang pemutusan hubungan kerja lebih banyak dipicu oleh stagnasi bisnis media, bukan karena disrupsi AI.

“Tapi fakta sekarang justru yang kena layoff bukan karena AI, tapi karena keberlanjutan media yang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja,” ujar Wahyu.

Dia menegaskan, AI dalam praktik jurnalistik hanya berperan sebagai alat bantu. Keputusan akhir terkait akurasi dan kebenaran informasi tetap berada di tangan jurnalis.

“Jadi kesimpulannya AI adalah alat bantu, yang mengendalikan itu adalah manusia, yaitu jurnalisnya. Dan sekali lagi, tidak boleh menyerahkan sepenuhnya kepada AI, karena AI bisa salah data, bisa menarasikan, memanipulasi narasi atau membuat imajinasi terkait narasi-narasi yang kita minta,” kata Wahyu.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

iReporter Bikin Mahasiswa UNS Ketagihan Live Report Depan Kamera di iNews Media Group Campus Connect

Nasional
24 hari lalu

SWSI Kecam Israel Tangkap Jurnalis RI, Desak Pemerintah Gunakan Seluruh Jalur Diplomatik Bebaskan WNI

Buletin
24 hari lalu

Detik-Detik Israel Bajak Kapal Kemanusiaan, 5 WNI Termasuk Jurnalis Indonesia Ditahan

Nasional
24 hari lalu

RI hingga Spanyol Kutuk dan Tuntut Israel Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Nasional
24 hari lalu

Dewan Pers Kecam Israel Culik Jurnalis Indonesia, Minta Pemerintah RI Upayakan Pembebasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal